04.05.09
Journal 35 Days KKN POSDAYA DESA KASIH (32nd Day)
Udah bisa ngitung hari, KKN tinggal empat hari lagi.
Kalo lagi ke balai desa, yang diobrolin bukan lagi program, yang ditanya-tanya bukan lagi masalah desa. Mungkin sudah jadi watak orang Indonesia, terakhiran ngomongin apa lagi kalo bukan bisa gak mampir ke tempat sampeyan kalo kebetulan lagi ke sana ato ke sini.
Salah satu kaur di Kasih bilang, “Jang kalo ntar saya mau cari angin ke Purwokerto saya nginep di kosan mu. Gimana Jang?”
Jujur baru kali ini gw minta diinepin sama Bapak-bapak. Bukan tanpa alasan, Kaur ini katanya terafiliasi dengan organisasi, mengatasnamakan penganut Soekarnoisme, yang percaya kalo Soekarno masih hidup.
Berdasarkan informasi yang gw denger dari anggotanya sendiri, sejak pertama kali nginjekkin di desa Kasih ini, kelompok ini bernama BIP’45 (Badan Intelligence Pejuang 45). Markas besarnya, rencana terletak di Purbalingga. Kenapa Purbalingga jadi tempat strategis?? Karena dari tempat inilah banyak pahlawan nasional, seperti Jenderal Soedirman.
Saat ini, katanya BIP’45 berdiri secara formal di bawah naungan pemerintah. Entah gimana ceritanya, organisasi ini adalah organisasi yang nantinya dapat mencairkan peninggalan mantan peresiden RI pertama, Soekarno, yang diyakini ada di Swiss. Akan tetapi untuk operasional organisasi, setiap anggota dimintai sumbangan berupa uang. Menurut salah satu anggota yang kini sudah mengundurkan diri, sudah terjadi pungutan sebanyak 3 kali, nominalnya berjenjang, dari mulai Rp 100.000,00 sampai terakhir beliau dimintai sumbangan Rp 300.000,00 akhirnya keluar dari keanggotaan BIP’45.
Gw rasa udah cukup alasan, gw harus menolak permintaan Kaur Kasih numpang nginep di kos gw, yang kini lebih banyak meluangkan waktunya untuk BIP’45 itu. Mungkin cari angin yang dia maksud didomplengi kepentingan organisasinya, gw gak mau urusan.
Pernah satu kali gw bantuin Kaur tersebut, ngetik surat undangan pertemuan BIP’45 hasil kongress di mana gitu…gw lupa. Padahal dia sekretarisnya. Dan gw rasa kurang masuk akal juga, dengan kapasitas seperti itu, semua orang bisa menilai, gimana mungkin mau membebaskan lahan 10 Ha di Purbalingga untuk membangun sarana perkantoran BIP’45 dan membangun sekolah dari PAUD sampe universitas dengan biaya pendidikan gratis nantinya, kalo ngetik surat dari mulai format sampai pengoperasian komputer aja gak bisa…
Sedikit pengalaman dengan BIP’45, salah satu pengurusnya mengaku bahwa handphonenya terkoneksi dengan 15 digit no telepon. Diyakini nomor telepon itu berasal dari dunia lain. Pertama kalinya dia dihubungi secara salah sambung oleh Dewi Lestari (Dee, penulis buku dan penyanyi dari Bandung), kemudian oleh orang di salah satu perusahaan di Jakarta. Salah sambung ketiga, pengurus BIP’45 tersebut dihubungi orang berbeda di Yogyakarta. Keempat kalinya dia mencoba menelpon menggunakan nomor tersebut, dan malah terkoneksi dengan temannya di desa Kasih namun beda RT.
Gw semakin gak ngerti, kalo disuruh ngerti, sebenernya mau-mau ajah, tapi nomor teleponnya gak diliatin. Katanya nomor tersebut tidak bisa dihubungi siapa saja. Makanya gw jadi apriori…











imam said,
December 15, 2009 at 1:22 pm
yang jelas bip dalam 2 minggu terakhir telah menyerahkan bbuku responden ke pemerintahan yang nantinya sebagai dana pendamping apbd………… mohon doa restunya saja smg urusan cpt selesai dan indonesia bbenar2 makmur
agus said,
December 11, 2009 at 9:59 pm
BIP45 palsu! karena itu adalah penipuan! saya punya kta tapi apa tugasnya? boongan jgn percaya!
jang jawab:
Nah tuh… jadi yang boongan sama yang bentulnya gimana ini??
The A Theam said,
November 2, 2009 at 1:04 pm
THE A THEAM
SOSRONEGORO
1 NOPEMBER 2009
Akupun anggota BIP 1945 dari wilayah Klaten, dari perjalanan ke perjalanan, waktu ke waktu dab belajar sejarah pada orang yang tau sejarah bahwa kita sbgai anak muda memang harus tau sejarah yang sebenarnya, yang semuanya lain dari sejarah yang saya pelajari dari waktu sekolah dulu. Makanya kita jadi orang (wong indonesia) harus tau sejarah atau dengan kata lain mula bukane (jawa red) dengan segala hal. bukan NKRI aja yen isoh yo jaman kerajaan dengan alur – alurnya. Nah disitulah nanti kita akan menemukan apa dan bagaimana kita harus mengambila sikap /keputusan menanggapi dilema BIP 1945 yang sekarang ini menjadi pergunjingan kita.
(uurip kuwi angel yen ra gelem kangelan ojo urip – sosrokartono) salam buat smua Anggota BIP 1945. Yen wani ojo wedi2 – yen Wedi ojo wani2. Merdeka…….!!!!
jang jawab:
Menarik sekali jika mengungkap kepalsuan sejarah yang sudah dikonstruksi untuk menjaga kepentingan rezim orba. Coba kita share kan dengan bkti sejarah apakah BIP’45 itu yakin berjalan? Ayo kita share lebih jauh…
AGUS said,
October 20, 2009 at 11:35 am
SAYA ADALAH ANGGOTA BIP YG BARU,TPI SAYA BLUM TAU NI TUGAS TUGAS YANG AKAN DI EMBAN OLEH ANGGOTA BIP,TOLONG DUNK KASIH TAU,TRIMAKASIH
jang jawab :
sebaiknya mas Agus memahami arah percakapan sebagai komentar pada tulisan ini.. Barangkali lebih arif jika sebuah keputusan itu datang dari pendapat pribadi mas Agus dalam berkiprah di BIP..
den bagus said,
October 12, 2009 at 9:45 am
Salam sejahtera..
Mendengar nama Badan Inteljen Pejuang 1945 sungguh menarik dan menggugah nasionalisme siapa saja. Tetapi dengan sejujurnya, dengan tidak bermaksud untuk mendiskriditkan nama sebuah lembaga. Saya persilahkan, para pembaca yang budiman bermain dan berkunjunglah ke desa Maja, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang, Jawa Tengah.
Disana saat ini BIP tengah menggalang anggota, dan intinya mereka menarik iuran anggota untuk pembiayaan mendapatkan harta “soekarno”?”. Jumlah iurannya sangat fantastis untuk ukuran orang desa. Ada yang 150.000.000, Rp. 75.000.000, Rp. 30.000.000,-. mengapa orang-orang desa iuni mau memberikan uangnya dari hasil jual sawah, kerbau, dan sebagainya.
mereka dijanjikan akan cair dana Soekarno, janji terakhir 9 September 2009 ternyata mundur dan mundur. Selain itu meraka dan anak-anak mereka akan dijanjikan bekerja di BIP pada saatnya nanti.
INI KENYATAAN BUNG, ..
Jang jawab:
Semakin banyak fakta yang dapat diungkap, kesejatian duduk perkara akan semakin mudah dimengerti oleh kita semua.. Terima kasih den Bagus atas infonya..
roy said,
September 18, 2009 at 2:42 am
Salam
Saya juga pernah denger tuh mengenai BIP, saya jadi pengen tau lebih banyak mengenai BIP 45, please dunk kirimin sya juga artikel2 mengenai BIP, bagi yang pny banyak artikel ttg BIP, tentang struktur organisasi gimana? cara kerja gimana? kantor pusatnya dimana?, ketuanya siapa? dan syarat2 menjadi anggota BIP gimana?
Salam
Roy
sableng 25 said,
September 17, 2009 at 9:25 am
ketika kalian membicarakan BIP’45 maka kalian mencoba membicarakan BIN , BAIS ataupun Lemsaneg. Jadi mereka bukan untuk dibicarakan tapi jika ada yang menggunakan nama BIP’45 tolong lihat KTAnya dan jika berbuat tidak senonoh tolong laporkan kepada yang berwajib.
Setiasatu said,
September 1, 2009 at 12:19 pm
pelajari legalitasnya di
deparemen dalam negeri dan bakesbang dan instansi yang terkait
khusunya di lingkungan kabupaten2 di karisedenan Banyumas
sampai detik ini (setahu saya) BIP’45 dalam tahap ikhtiar…
tujuannya tidak lain keg yang sangat mulia. sosial kemasyarakatan. non politik. mendukung otonomi daerah.
jangan terprovokasi dengan pendapat orang yang sok tahu tentang ini. pelajari dulu dong baru komentar…
Hanya Allah yang berhak menentukan nasib semua hambanya
selama kita berada pada jalur yang benar dan lurus.
tantangan dan hambatan sudah pasti ada
mohon doanya saja.
agar semua pihak yang berusaha membangun bangsa ini meraih keberhasilan dan semua pihak yang hendak memperkeruh keadaan bangsa yang sedang berkembang ini semoga meraih kegagalan.
ikhtiar – tawakal – sabar – jeli – tidak mudah terprovokasi – selalu berdoa agar pihak2 yang berpikir kotor dan jahil mendapat kenistaannya….siapapun itu.
bukan saya (secara pribadi) mati2an membela BIP’45 yang memang belum terealisasi tapi saya berpikir positif bahwa inilah jalan ikhtiar menuju masyarakat yang lebih baik. meskipun saya sadar banyak sekali oknum yang sengaja memperkeruh suasana
jika memang Allah tidak meridlai jalan ini. Saya hanya bisa pasrah dengan segala ketentuan NYa
Tapi yang pasti kita harus tetap berusaha dengan hati yang bersih dan JUJUR.
Karena masyarakat kita pada masa sekarang ini cenderung BANGGA mengenakan pakaian kebesaran meski diraihnya dengan jalan kotor dan penuh kesemrawutan&kecurangan.
KAPAN KITA BANGGA MENJADI PRIBADI, LEMBAGA, INSTANSI, PEGAWAI, BADAN, PEMERINTAH, BANGSA DAN NEGARA YANG JUJUR, ADIL, TEGAS, BERANI, DAN PROFESIONAL. pasti dengan hal2 ini kita akan maju dan lebih baik. SEMOGA…
amin…..
dan terakhir “semoga nistalah para oknum”
amanda said,
August 20, 2009 at 9:54 am
Sy pernah denger juga tuh soal BIP45. Tapi jika memang mereka ada, kenapa nggak open public aja? Anyway, sy pengen banget dapat info tentang organisasi ini. Kalo ada yang punya banyak info tentang BIP45, please dimuat dong artikelnya. Makasih.
jang jawab:
Organisasi seperti ini merupakan salah satu fenomena di Indonesia atas sisi fenomenal Soekarno, sebagai proklamator, sebagai orang Jawa yang kental dengan kejawennya. Maka tak heran sejarah yang belum memperoleh pelurusan, masih banyak pihak yang mengadvokasi melalui berbagai cara yang paling mungkin mereka tempuh, terutama yang fanatik dengan kemungkinan simbol-simbol atas Soekarno dapat dieksplorasi untuk kesejahteraan Indonesia.
Semoga BIP”45 dapat lebih terbuka..
Setiasatu said,
August 6, 2009 at 10:54 am
ini ada potongan file di website dephan.
insya Allah bs jadi tambahan rujukan
selama kegiatan BIP’45 masih dapat dipertanggungjawabkan. (apa salahnya ditelusuri sampai menemukan jawaban yang realistis.) TAPI satu catatan: dengan tujuan untuk kemaslahatan bangsa dan negara. bukan untuk menjatuhkan dan mencemarkan nama baik lho….oke?
————————————————–
BADAN INTELLIGENCE PEJOANG 1945
Selasa, 10 Juli 2007
BIP 45 ( Badan Intelligence Pajoeang 1945 ) bekerja sama dengan Lembaga Sandi Negara, telah menemukan info dan berita rahasia yang ditemukan tentang Utang Negara sudah lunas. Ini terbukti biasanya IMF yang selalu menghiasi halaman depan di media masa dan di media electronik ternyata sudah tidak lagi hadir. Tentunya anggapan sementara orang dan IMF bahwa negara Indonesia tidak akan sanggup melunasi Utang negara. Ternyata anggapan itu gugur setelah utang negara dapat dilunasi. karena secara hitungan matematis Indonesia tidak akan mampu melunasi utangnya dalam tempo yang singkat. Disinilah perlu kajian dan intelijensia tinggi untuk memecahkan fenomena ini. Sekarang siapakah manusianya yang bisa melunasi utang negara tersebut ? Sebab sudah tidak mungkin kalau Pejabat Tinggi dan Tertinggi pemerintahan, ataupun sekelompok organisasi ataupun instansi baik swasta maupun negeri. Maka BIP 45 dan Lembaga Sandi Negara mampu menjawabnya. Yaitu IMF atau disebut Rintenir telah kecolongan taktik dan strateginya untuk menekan Indonesia menjadi negara miskin dan banyak utang. IMF tidak tahu yang sebenarnya bahwa sejarah peradaban bangsa Indenesia . sebenarnya masih sampai saat ini mungkin berlaku sepanjang jaman bahwa kekayaan dan kejayaan yang disebut Harta Dinasty, Prasasty dan Trusty adalah fakta atau bukti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Disinilah sampai saat ini peranan penting dari peninggalan Kekuasaan dan Kekayaan Kerajaan- Kerajaan Indonesia mulai dari Kerajaan Singosari, Majapahit dan Mataram adalah sangat diperlukan untuk membangun kembali kejayaan masa lampau. Maka dihimbau kepada Pemerintah untuk kembali bersatu dan bekerjasama dengan Para Ahli Waris dan Hak Ahli Waris Harta Dinasty, Prasasty dan Trusty membangun bangsa dan negara Indonesia menjadi Susuar Dunia dan menjadi Pusat Kejayaan Dunia, sesuai dengan amanat para sesepuh. trim
Jang jawab :
Terima asih atas diskusi yang berlanjut ini. Kalau begitu, secara legal formal nya seperti apa BIP’45 ini, adakah perundang-undangan yang menjaminnya? Berarti kerja BIP’45 ini bersifat rahasia, dan orang-orang yang terafiliasi di dalmnya merupakan orang-orang pilihan?
Jajang Habib said,
July 30, 2009 at 10:48 am
@Setiasatu :
Alangkah lebih baik jika Bapak berkenan untuk menceritakan pengalaman Bapak di BIP’45 supaya rekan-rekan pembaca blog dapat memperoleh keterangan dan informasi yang lengkap. Adapun tulisan ini adalah sejujur-jujurnya kejadian yang saya alami, secara saya sedikit terintimidasi dengan sikap yang ditunjukkan oleh rekan2 yang terafiliasi dengan organisasi tersebut.
Bukan masalah latar akademis, harus kita mafhumi posisi dan peran yang terbatas seorang saya, yang demikian kontribusi dapat berupa penyampaian pengalaman dalam blog ini, sehingga saya pun membiarkan pembaca turut serta menanggapi kekurangan atas informasi yang saya sampaikan.
Barangkali inilah wahana kebebasan berpendapat supaya dapat saling melengkapi sebuah fakta yang masih dalam kompromi. Mari kita lengkapi jika ada yang masih kekurangan bukti…
Setiasatu said,
July 23, 2009 at 10:52 am
Saya dari Banjarnegara anggota BIP’45 Cab Banjarnegara membaca statement Anda saya maksud. Saya masuk mjd anggota BIP’45 thn 2006 awalnya membaca AD/ART BAGUS IDEALIS DAN VISIONER Ada beberapa file yang pernah saya baca di website asli BIP’45 Setahu saya ada 2 nama BIP’45
1. Badan Intelligence Pejoeang 1945
2. Badan Intelijen Pejuang 1945
yang asli adalah nomer satu.
Bukan bermaksud apa2 cuma saya ingin Anda dan semua yang pernah mengerti keberadaan BIP harus bener2 di pahami dan dipelajari. tidak cukup dengan mengetahui dari “katanya2″ hubungi Pemda, Kesbanglinmas, depkeu dan semua pihak. tapi yang pasti insya Allah BIP’45 yang ASLI bener2 real kalopun ada penyelewengan itu menurut kami bukan ulah organisasi tetapi ada oknumn yang bermain/ bermasalah disitu. jika emg utk kebaikan bersama dan kemajuan bangsa dan negara. BIP’45 harus jadi jika ada bener2 kaum intelek: mohon pelajari lebih lanjut dan buang rasa skeptis berpikir luas dan yang pasti dana2 milik dynasty, trusty bangsa insya Allah bener2 ada di Bank2 luar negeri makanya perlu ditelusuri dan dipelajari. jika ada hasilnya mohon contact saya ya…. trim
oya lupa di BIP’45 tidak pernah ada pungutan2 sampai sebesar itu… kalo diitung2 saya keluar uang tdk lebih dari 300.000
kemana uang tersebut semua anggota di Banjar (+- 4000 org) mengetahui) dan kami dah dapat dukungan pemerintah tk kab, kec, desa dll
BISMILLAH
apa salahnya ikhtiar demi kejuan bersama. kalo toh ini sebuah penipuan maka kenapa HARUS DIIKUTI ???
mari berpikir logis dan bukan “katanya2″
no one said,
June 19, 2009 at 5:18 pm
wahhh wahh sodara saya sudah terdoktrin oleh BIP 45, sudah lebih dari 2 tahun, gimana cara meyakinkan supaya hal ini boongan, saya kasihan
jang jawab:
Masalah ideologi, ataupun sedikit beda dari mulanya teragitasi memang bisa dilumpuhkan degan sesuatu yang lebih tinggi dari keyakinannya saat ini. Terlepas dia mendapat pengaruh dari sesuatu yang mistik. Saat ini sepertinya pemerintah belum memiliki keputusan tertentu mengenai pergerakan tersebut.